HukumHukum & KriminalKomitmenNasionalPemerintahanPertahanan

Lapas Narkotika Gunung Sindur Serahkan Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2570 BE

Gunung Sindur – Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur melaksanakan penyerahan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 kepada lima warga binaan beragama Buddha, Minggu (31/5). Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Narkotika Gunung Sindur, Bambang Wijanarko, didampingi para pejabat struktural. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pemberian Remisi Khusus Waisak bagi narapidana dan anak binaan beragama Buddha di seluruh Indonesia.

Secara nasional, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 kepada 1.052 narapidana dan anak binaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.047 narapidana menerima Remisi Khusus Waisak dan lima anak binaan menerima Pengurangan Masa Pidana Khusus Waisak. Sebanyak 1.041 narapidana memperoleh RK I atau pengurangan sebagian masa pidana, sedangkan enam narapidana memperoleh RK II dan langsung bebas setelah menerima remisi.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa pemberian remisi dan pengurangan masa pidana khusus merupakan wujud pemenuhan hak bagi narapidana dan anak binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain sebagai bentuk penghargaan atas perubahan perilaku positif dan keaktifan dalam mengikuti program pembinaan, remisi juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri serta mempersiapkan diri kembali berintegrasi secara sehat dan produktif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menjelaskan bahwa pemberian RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026 turut memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran negara. Melalui momentum Waisak ini, Lapas Narkotika Gunung Sindur berharap seluruh warga binaan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas spiritual, moral, dan perilaku, sehingga siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

 

Related Articles

Back to top button