JUBAH (JUMAT BAHAGIA), LANGKAH LAPAS KELAS IIA BEKASI MEMELIHARA KESEHATAN DAN MEMPERKUAT PEMBINAAN WARGA BINAAN
KOTA BEKASI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang sehat, humanis, dan berorientasi pada pembinaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan JUBAH (Jumat Bahagia), yang diselenggarakan secara rutin setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya memelihara kesehatan sekaligus mendukung pelaksanaan program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan JUBAH menjadi salah satu bentuk kegiatan positif yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk menjaga kebugaran jasmani, membangun semangat, serta mempererat kebersamaan di lingkungan Lapas. Melalui aktivitas yang dilaksanakan secara bersama-sama, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana pembinaan yang lebih dinamis, menyenangkan, dan kondusif, dengan tetap memperhatikan ketertiban, keamanan, serta kondisi kesehatan peserta.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, JUBAH juga memiliki nilai penting dalam mendukung pembinaan kepribadian Warga Binaan. Aktivitas bersama menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, kerja sama, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pembinaan maupun ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Kalapas Kelas IIA Bekasi, Dedy Cahyadi, menyampaikan bahwa pemeliharaan kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan dan perubahan perilaku, tetapi juga perlu memperhatikan kesehatan fisik, semangat, serta kesejahteraan Warga Binaan secara menyeluruh.
“JUBAH atau Jumat Bahagia ini merupakan salah satu upaya kita dalam memelihara kesehatan sekaligus menjadi bagian dari program pembinaan bagi Warga Binaan yang kita selenggarakan secara rutin setiap hari Jumat. Kita ingin memastikan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada kegiatan formal, tetapi juga menghadirkan aktivitas positif yang mampu membangun semangat, menjaga kebugaran, serta menumbuhkan kebersamaan,” ujar Dedy Cahyadi.
Lebih lanjut, Kalapas Bekasi menekankan bahwa kegiatan pembinaan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan, baik dari sisi kesehatan maupun pembentukan karakter.
“Harapan kita, melalui kegiatan ini Warga Binaan dapat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta membiasakan diri dengan kegiatan yang positif dan produktif. Kita juga ingin membangun suasana pembinaan yang humanis, di mana setiap Warga Binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Pelaksanaan JUBAH juga menjadi wujud perhatian Lapas Kelas IIA Bekasi terhadap pentingnya keseimbangan antara pemenuhan aspek kesehatan dan pelaksanaan pembinaan. Dengan adanya kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan, diharapkan Warga Binaan dapat lebih termotivasi dalam mengikuti berbagai program pembinaan, sekaligus menjaga hubungan sosial yang baik dengan sesama.
Lapas Kelas IIA Bekasi akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan pembinaan yang adaptif, bermanfaat, dan berkelanjutan, dengan mengedepankan prinsip pemasyarakatan yang menjunjung tinggi martabat manusia. Upaya ini menjadi bagian dari langkah nyata dalam membentuk Warga Binaan agar mampu meningkatkan kualitas diri, mengembangkan tanggung jawab, serta mempersiapkan reintegrasi sosial secara positif.
Melalui semangat JUBAH (Jumat Bahagia), Lapas Kelas IIA Bekasi berharap tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sejalan dengan komitmen INSANI: Inspiratif, Semangat, Mengayomi.
HUMAS LAPAS KELAS IIA BEKASI

